Momen Haru Fabregas: Menunduk Saat Como Menang 5-0, Dedikasikan Kemenangan untuk Michael Bambang Hartono

Kemenangan telak Como 1907 dengan skor 5-0 atas Pisa di laga terbaru tidak hanya menyisakan kegembiraan bagi para pendukungnya. Di balik pesta gol tersebut, ada momen emosional yang tertangkap kamera: pelatih Cesc Fabregas tampak menunduk dalam, bukan karena kecewa, melainkan sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Cesc Fabregas mendedikasikan kemenangan Como untuk Michael Bambang Hartono
Ilustrasi: Momen emosional di lapangan hijau sebagai bentuk penghormatan.

Setelah gol kelima tercipta, suasana di bangku cadangan Como terasa berbeda. Fabregas yang biasanya ekspresif, kali ini memilih untuk menundukkan kepala. Dalam sesi wawancara seusai pertandingan, mantan bintang Barcelona dan Arsenal ini mengungkapkan isi hatinya yang sangat mendalam terkait wafatnya sosok penting di balik kesuksesan klub selama ini.

"Kita Kehilangan Sosok Sangat Penting"

Fabregas menegaskan bahwa kemenangan besar ini memiliki makna lebih dari sekadar tiga poin. Baginya, ini adalah cara tim memberikan penghormatan kepada orang yang telah meletakkan fondasi besar bagi klub Como.

"Hari ini adalah kemenangan penting, karena sekali lagi saya ingin mengingatkan kalau kami telah kehilangan sosok yang sangat-sangat penting untuk kita. Terima kasih untuk beliau yang telah percaya ke perusahaan ini, dan juga ke kota ini. Ia melihat sesuatu lebih jauh ke depan," ujar Fabregas dengan nada getir.

Dedikasi Khusus untuk Keluarga Hartono

Lebih lanjut, Fabregas mengajak seluruh elemen klub dan suporter untuk tidak melupakan jasa besar almarhum Michael Bambang Hartono. Ia menekankan bahwa warisan yang ditinggalkan harus terus dijaga dengan penuh kasih sayang.

"Kita tak bisa melupakannya. Ini harus dikenang dengan penuh kasih sayang. Dan saya rasa kemenangan hari ini saya dedikasikan untuk Michael (Michael Bambang Hartono) dan seluruh keluarga Hartono," tutupnya.
Suporter Como memberikan penghormatan terakhir

Dukungan besar Keluarga Hartono melalui Grup Djarum memang telah mengubah wajah Como 1907 dari klub yang hampir bangkrut menjadi kekuatan baru di kancah sepak bola Italia. Dedikasi Fabregas ini menjadi bukti betapa kuatnya ikatan emosional antara manajemen asal Indonesia dengan tim yang berbasis di kota tepi danau tersebut.


Kesimpulan: Sepak bola bukan sekadar menang dan kalah, tapi juga tentang rasa hormat dan kenangan. Istirahatlah dengan tenang, Pak Michael Bambang Hartono.

Tags: #Como1907 #CescFabregas #MichaelBambangHartono #KeluargaHartono #Djarum #BeritaSepakBola #LigaItalia

Reviewed by Admin on Maret 23, 2026 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Iklan Matched Content

Diberdayakan oleh Blogger.